Penjelasan Pemasaran Hijau – SalesLovesMarketing

Diterbitkan: 2022-05-31

Dari casing ponsel yang dapat terurai secara hayati hingga dompet kulit vegan, merek memprioritaskan pembuatan produk ramah lingkungan untuk memenuhi permintaan konsumen. Pemasaran hijau adalah taktik pemasaran yang penting bagi merek ketika membangun strategi bisnis yang sadar lingkungan.

Pada artikel ini kita akan membahas tujuan pemasaran hijau, manfaat pemasaran hijau, dan beberapa contoh pemasaran hijau. Mari selami!

Tujuan Pemasaran Hijau

Tujuan pemasaran hijau adalah untuk secara efektif mempromosikan keberlanjutan lingkungan aktual atau yang dirasakan dari produk. Selain memasarkan citra ramah lingkungan kepada konsumen, pemasaran hijau juga memiliki tujuan untuk benar-benar menerapkan praktik ramah lingkungan yang mereka promosikan.

Menawarkan produk yang ramah lingkungan, atau "hijau" , mencakup berbagai bidang. Ini bisa berarti beberapa hal yang berbeda, termasuk menggunakan kemasan yang dapat terurai secara hayati, mengadopsi praktik bisnis tertutup, atau sekadar menjual produk ramah lingkungan yang diproduksi secara lokal daripada diimpor dari negara lain.

Pemasaran hijau memiliki tujuan untuk mendorong merek untuk meningkatkan produk, pengemasan, dan proses mereka agar lebih sadar lingkungan. Ini bisa termasuk mengganti bahan-bahan yang kurang beracun bagi manusia dan lingkungan. Ini juga dapat mencakup penggunaan bahan-bahan nabati atau bahan-bahan yang dapat terurai secara hayati.

Ketika perusahaan bekerja untuk meningkatkan proses produksi agar lebih ramah lingkungan, ini mencakup di mana dan bagaimana produksinya. Memindahkan produksi suatu produk dari negara lain ke fasilitas produksi lokal mengurangi emisi dari transportasi.

Sementara biaya untuk memproduksi secara lokal mungkin lebih mahal daripada memproduksi di negara lain dan mengirimkannya, nilai yang dirasakan dari merek di mata konsumen akan lebih besar daripadanya dalam jangka panjang. Memproduksi secara lokal dapat membantu menciptakan loyalitas merek, menanamkan penampilan ramah lingkungan di benak audiens Anda.

Manfaat Pemasaran Hijau

Meskipun kampanye pemasaran hijau bisa mahal, itu bisa sangat bermanfaat bagi bisnis. Salah satu manfaat utama pemasaran hijau adalah membantu perusahaan memisahkan diri dari pesaing mereka. Hal ini dilakukan dengan memantapkan diri di benak konsumen sebagai orang yang lebih sadar lingkungan.

Inisiatif ramah lingkungan menjadi semakin penting bagi konsumen, dan mereka mulai membelanjakan uang mereka dengan merek yang mendukung tujuan yang penting bagi mereka. Pemasaran hijau dapat membantu merek menonjol dari pesaing mereka, meningkatkan kredibilitas mereka dengan audiens mereka, dan juga masuk ke audiens baru yang memprioritaskan praktik bisnis hijau.

Pemasaran hijau juga memberi perusahaan kesempatan untuk berinovasi. Hadir dengan produk biodegradable, kurasi bahan nabati, dan mengadopsi praktik produksi ramah lingkungan mendorong perusahaan untuk meningkatkan dan menghasilkan ide-ide inovatif.

Mengadopsi praktik bisnis yang ramah lingkungan juga dapat membantu perusahaan menghemat energi. Dengan menggunakan praktik produksi hijau, perusahaan dapat mengurangi penggunaan energi mereka. Ini dapat berarti tagihan energi yang lebih rendah, termasuk listrik, air, dan gas alam.

Pada akhirnya, salah satu manfaat terpenting dari pemasaran hijau adalah dapat membantu memperkuat bisnis Anda untuk jangka panjang. Inisiatif produksi yang sadar lingkungan dirancang untuk membantu memastikan perusahaan akan ada selama bertahun-tahun, dan semoga generasi mendatang.

Contoh Pemasaran Hijau

Mari kita bahas contoh pemasaran hijau.

Rothy's: Sepatu yang Terbuat dari Plastik Daur Ulang

Dari Meghan Markle hingga Lily Collins, dan Mandy Moore hingga Olivia Munn, ada daftar panjang selebritas yang menyukai sepatu ramah lingkungan Rothy. Rothy's menciptakan lini sepatu mereka dari plastik daur ulang dari botol air sekali pakai dan plastik laut yang diikat ke laut. Bahan ini dirancang untuk bertahan selama bertahun-tahun yang akan datang, mengurangi kebutuhan untuk terus membeli sepatu baru.

Selain terbuat dari bahan ramah lingkungan, yang membedakan sepatu mereka adalah juga dapat dicuci dengan mesin. Sepatu pasti menjadi kotor, dan Rothy's menyediakan solusi sederhana dan sangat nyaman untuk membersihkannya. Tidak hanya menciptakan produk yang ramah lingkungan, mereka juga menciptakan produk yang lebih baik dari yang ada di pasaran saat ini.

Sebagai bagian dari upaya pemasaran hijau mereka, Rothy's juga menggunakan proses manufaktur yang berkelanjutan. Cara mereka merajut serat plastik daur ulang menjadi kain menggunakan 30% lebih sedikit limbah daripada metode potong-dan-jahit yang banyak digunakan.

Selain penawaran sepatu mereka yang sukses secara luas, Rothy's telah berkembang juga mencakup dompet dan aksesoris pria. Dengan bahan dasar yang inovatif, kemungkinan produk terus berkembang.

Perusahaan yang Menggunakan Pemasaran Hijau

Ketika nilai-nilai hijau menjadi semakin penting bagi konsumen saat ini, bisnis mengadopsi praktik pemasaran hijau dengan tingkat yang meningkat pesat.

TOMS: Bahan Ramah Lingkungan dan Praktik Produksi

Selain praktik bisnis etis mereka, investasi di organisasi nirlaba akar rumput, dan fokus pada komunitas, TOMS juga memiliki komitmen terperinci terhadap planet ini. Tujuan mereka adalah untuk menjaga planet ini dengan menggunakan 100% kapas berkelanjutan pada tahun 2025, menggunakan kemasan yang terbuat dari 80% bahan daur ulang, menciptakan lini produk yang terbuat dari bahan yang berkelanjutan, dan banyak lagi.

Lini produk mereka yang membumi mengharuskan produk memiliki komponen utama yang mengandung persentase minimum bahan berkelanjutan. Bahan-bahan ini termasuk kapas daur ulang, katun organik 100%, serat ramah lingkungan, dan banyak lagi. Bahan-bahan yang membumi membutuhkan lebih sedikit air dan lebih sedikit bahan kimia, dan mereka membantu menjaga lebih banyak limbah dari tempat pembuangan sampah.

TOMS juga dengan bangga bermitra dengan organisasi ramah lingkungan seperti B Corp, Leather Working Group, dan Canopy untuk membantu mendorong proses produksi yang sadar lingkungan dan upaya pengadaan. Organisasi-organisasi ini membantu menjaga transparansi dan inisiatif pengadaan yang sadar lingkungan.

Stella McCartney: Kulit Vegetarian yang Mewah

Ramah lingkungan dan kemewahan tidak saling eksklusif. Perancang busana mewah Stella McCartney telah membuktikannya sejak hari pertama. Sejak merek tersebut diluncurkan pada tahun 2001, mereka telah menahan diri untuk tidak menggunakan kulit binatang, bulu, dan bulu binatang dalam produk mereka.

Merek Stella McCartney menggunakan kulit vegetarian di dompet, celana, rok, dan lainnya, membuktikan bahwa konsumen masih dapat menikmati produk mewah favorit mereka tanpa mengorbankan lingkungan dalam prosesnya.

Karena kulit hewan memiliki dampak lingkungan yang tinggi, mereka mempromosikan penggunaan kulit vegetarian yang menyaingi, jika tidak melampaui, bahan asli sekaligus mengurangi jejak karbon mereka. Merek Stella McCartney sangat menekankan pada penciptaan produk yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga lebih unggul dari alternatif berbahaya mereka.

Kesimpulan

Pemasaran hijau lebih dari sekadar promosi produk, merek, dan praktik bisnis yang ramah lingkungan. Ini tentang membuat perbaikan dan menemukan inovasi dalam cara produk bersumber, diproduksi, dikemas, dan dikirim untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya.

Bagaimana merek Anda akan berinovasi, membuat, dan meningkatkan semuanya atas nama pemasaran hijau?