Terapkan 5 Teknik Rahasia Ini untuk Meningkatkan Iklan Instagram untuk Bisnis Ecommerce Anda
Diterbitkan: 2019-06-10Iklan Instagram, bila digunakan dengan benar, dapat menjadi saluran yang sempurna untuk memasarkan bisnis e-niaga Anda. Faktanya, survei Facebook menemukan bahwa 54% orang membeli sesuatu setelah melihatnya di Instagram. 83% responden menemukan produk atau layanan baru melalui platform. Dan 80% menggunakan platform untuk memutuskan apakah akan membeli produk atau layanan atau tidak.
Plus, pengguna Instagram jauh lebih terlibat daripada pengguna di platform media sosial lainnya. Jadi, jika Anda berhasil menampilkan merek dan produk Anda kepada orang yang tepat, Anda seharusnya dapat mendorong banyak konversi melalui Instagram. Beriklan di platform membuat ini lebih mudah, karena Anda dapat menargetkan audiens yang sangat relevan.
Kiat Iklan Instagram
Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda membuat iklan Instagram yang lebih baik untuk bisnis e-niaga Anda:
1. Gunakan Visual Berkualitas Tinggi yang Dapat Dihubungi
Seperti yang sudah Anda ketahui, Instagram adalah platform visual. Jadi, iklan Anda harus menonjol secara visual di antara lautan gambar dan video di umpan orang. Mereka harus dapat menarik perhatian pengguna dan menghentikan mereka dari menggulir. Jika tidak, orang mungkin tidak akan memperhatikan iklan Anda, meskipun tentang sesuatu yang mereka minati.
Namun, itu tidak berarti itu harus terlihat jelas seperti iklan karena Anda tidak ingin menjual produk Anda secara terang-terangan dan mematikan calon pelanggan. Hindari gambar seperti katalog dan sebagai gantinya, gunakan visual yang terlihat seperti diposting oleh teman pengguna atau oleh influencer yang mereka ikuti.
Lihat saja iklan Stories dari Nuxe France berikut ini, misalnya.

Sepertinya sesuatu dari umpan influencer kecantikan. Ini menyenangkan secara estetika dan mempertahankan skema warna yang konsisten, yang menambah daya tarik iklan secara keseluruhan. Merek melihat laba atas belanja iklan 6,2X melalui iklan ini.
2. Gabungkan Mereka dengan Teks yang Menarik
Gambar atau video tanpa konteks apa pun mungkin sulit diproses oleh audiens target Anda. Tingkatkan dampak iklan Anda dengan menggabungkan visual Anda dengan teks menarik yang akan menarik audiens Anda untuk mengambil tindakan. Pada saat yang sama, jangan terus-menerus tentang betapa hebatnya produk Anda.
Buat teks Anda singkat dan langsung ke intinya karena Anda hanya dapat menulis hingga 300 karakter. Ini bisa sedikit menantang, terutama ketika Anda mencoba membuatnya menarik. Cara terbaik untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan menyebutkan poin rasa sakit atau minat mereka dalam 1-2 kalimat. Dan kemudian tindak lanjuti dengan ajakan bertindak yang secara singkat menyebutkan bagaimana produk Anda mengatasi masalah tersebut.
Iklan berikut dari Blank Tag Co. adalah contoh sempurna.

Ini menanyakan penonton apakah mereka menyukai stiker dan kemudian mengundang mereka untuk melihat koleksi stiker mereka. Mereka menggunakan kata-kata seperti "tahan air" dan "tahan lama" untuk menggambarkan stiker mereka. Merek ini menghasilkan 80% dari total pendapatan mereka melalui iklan Instagram.
3. Uji Visual, Format, dan Penempatan yang Berbeda
Satu hal tentang iklan Instagram adalah tidak ada aturan pasti tentang apa yang paling cocok untuk berbagai perusahaan. Format atau penempatan iklan yang memberikan hasil yang mengesankan untuk satu perusahaan mungkin belum tentu ideal untuk Anda. Jadi, sangat penting untuk menguji iklan Anda sebanyak mungkin jika Anda ingin mendapatkan hasil tertinggi.
Ini sangat penting untuk bisnis e-niaga karena Anda biasanya melayani audiens yang beragam dengan karakteristik, perilaku, dan minat yang berbeda-beda. Jadi, Anda harus menguji jenis iklan apa yang paling berhasil menjangkau dan menarik sebagian besar audiens target Anda seperti halnya Anda menguji berbagai strategi pemasaran e-niaga.
Mungkin Anda dapat menguji iklan Stories jika Anda menjalankan banyak iklan feed Instagram. Ini bisa memberi Anda keunggulan signifikan dalam persaingan karena usaha kecil dan menengah tidak memanfaatkan Stories sebanyak perusahaan besar.
Morhipo, department store online Turki telah menjalankan iklan feed Instagram yang sukses untuk sementara waktu. Tetapi mereka memutuskan untuk menguji iklan Stories juga untuk melihat apakah mereka dapat mendorong lebih banyak penjualan.
Setelah pengujian iklan Instagram Stories selama empat minggu, toko tersebut menarik 82% pembeli tambahan. Biaya per pelanggan mereka juga 45% lebih rendah daripada kampanye yang tidak menggunakan iklan Stories.

4. Analisis dan Optimalkan
Sama seperti iklan pemasaran pencarian Anda, Anda juga perlu menganalisis hasil kampanye iklan Instagram Anda. Ini adalah cara yang bagus untuk mempelajari apa yang berhasil dan apa yang tidak, apa yang perlu Anda ubah, dan cara lebih mengoptimalkan iklan Anda untuk hasil yang lebih baik.


